Airmata Ibu Pertiwi Membasahi Merah Putih-ku

Posted on 28 Agustus 2009 by zalukhu.
Categories: Curhat.

Saat saya menulis tulisan ini, hujan kembali membasahi gelapnya malamku. Entah mengapa, saya teringat  hujan yang sama yang membasahi hampir sebagian besar negeriku yang sedang memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 2009 yang lalu. Saat ini memang musim hujan, namun entah mengapa hujan yang membasahi Merah Putih di hari itu membuat perasaanku miris dan berpikir, apakah ini air mata ibu pertiwi yang mengalir karena sedih melihat putera-puterinya yang semakin hari semakin tidak mencintainya. Saya mencintai negeriku, Indonesia yang indah dan subur. Saya mencintai bangsaku, Indonesia yang begitu kaya akan kekayaan alam dan ragam budaya. Saya bangga pada tanah airku, yang 64 tahun yang lalu telah merdeka dari para penjajah.  Namun mengapa saya merasakan, saat ini Ibu Pertiwi menangis membasahi Merah Putih yang seharusnya berkibar bebas menantang angin yang meniupnya. Apakah Ibu Pertiwi juga merasakan apa yang saya rasakan ? Yah… saya merasa masih belum merdeka di tengah teriakan Merdeka dalam perayaan tahun ini.

merah putih indonesiaku di blogdetik

Saya tidak bermaksud menghilangkan arti kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan di masa lalu, namun lebih dari sekedar merdeka dari bangsa penjajah, saat ini negeriku justru dijajah oleh keserakahan baik itu oleh bangsa Indonesia sendiri maupun oleh bangsa lain yang secara terselubung ingin merenggut kemerdekaan yang seharusnya saya dan saudara-saudaraku bisa nikmati. Di balik kebangganku sebagai putra Indonesia, saya merasa masih belum merdeka dalam keseharianku.

Saya masih belum merdeka ketika berkendaraan di jalan raya, akibat tidak disiplinnya para pengendara yang setiap saat mengincar nyawa orang lain meskipun yang lain itu mengikuti aturan lalu lintas dengan benar.  Saya merasa belum merdeka meskipun “terkadang” di jalan raya ada polisi lalu lintas, karena para polisi lalu lintas lebih cenderung suka menilang pengendara dalam masalah Helm daripada menilang mereka yang sering menerobos lampu merah dan ugal-ugalan.

Saya masih belum merdeka ketika ingin menyekolahkan ponakanku di sekolah yang katanya Gratis, akibat banyaknya oknum-oknum Kepala Sekolah yang masih saja memungut biaya dengan alasan uang untuk bangku dan pembangunan sekolah. Padahal milyaran rupiah sudah dikucurkan pemerintah tiap tahun lewat dana pendidikan, tapi entah mengapa rakyat masih tetap jadi sasaran untuk membayar.

Saya masih belum merdeka ketika menyimpan uang di bank, akibat takut jika bank itu terliquidisasi. Meskpiun sudah dijamin pemerintah, tetapi proses yang berbelit-belit justru akan membuat uang yang tersimpan sama sekali ga akan bisa kembali utuh dalam waktu cepat seperti halnya yang terjadi pada nasabah Bank Century beberapa waktu lalu.

Saya masih belum merdeka untuk berkarya seni, akibat takut dijiplak dan diaku-akui pihak lain. Jangankan hasil karya seni budaya personal, budaya ibu pertiwi saja sudah dicuri oleh bangsa lain dan berulang-ulang terjadi, dan pemerintah hanya melakukan tindakan yang bagi saya sangat “lambat” dan bertele-tele.

Saya masih belum merdeka ketika ingin mengadukan sebuah kasus yang menimpa saya, akibat terlalu bertele-telenya birokrasi dan juga takut justru malah akan dijadikan tersangka jika tidak memiliki  “kekuatan”. Saya justru lebih memilih terdiam jika mengalami tindak pidana maupun kasus yang mungkin hal itu merupakan hal yang “paling aman” bagi rakyat biasa seperti saya.

Saya masih belum merdeka ketika ingin membuka usaha yang memerlukan listrik tanpa memiliki  akibat sering matinya listrik PLN dengan alasan yaitu kurang daya. Padahal milyaran rupiah sudah dikucurkan pemerintah untuk penyediaan listrik bagi masyarakat negeri ini.

Saya belum merasa merdeka ketika menulis pendapat di blog, akibat takut terjerat undang-undang ITE meskipun apa yang saya tulis merupakan pengalaman nyata yang saya alami, karena UU ITE sama sekali tidak melindungi para blogger dan pelaku usaha online melainkan lebih memilih menitikberatkan masalah pornografi yang sebenarnya telah diatur di berbagai undang-undang lain.

Masih banyak lagi sisi-sisi kehidupan di negara ini dimana saya masih belum merasa merdeka. Namun, sebagai rakyat yang mencintai bangsa ini saya hanya bisa berbuat apa yang mampu saya perbuat.

Saya hanya bisa melakukan yang terbaik  yang bisa saya lakukan dalam keseharian saya, tanpa harus bergantung pada pemerintah dan orang lain di bumi pertiwi ini. Saya hanya bisa berusaha menjaga diri di jalan raya sambil selalu mengikuti aturan berlalu lintas.  Saya hanya bisa melakukan kewajiban saya sebagai PNS dengan memberikan yang terbaik yang saya miliki tanpa harus mencampuri hal-hal yang katanya “melenceng”. Saya hanya bisa menjaga budaya ibu pertiwi dengan selalu mencintai dan menghargai budaya sendiri. Saya hanya bisa menulis lewat blog untuk berbagi dengan saudara-saudara setanah air agar lebih mencintai negeri ini. Agar ibu pertiwi tidak menangis lagi dan Merah Putih ku berkibar tegar menantang angin yang mendera.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

74 comments.



Comment on Agustus 28th, 2009.

cuapekkkkk bacanya.. ampe mo keluar air mata hehehe

Comment on Agustus 28th, 2009.

Kata Bang Iwan Fals sih Jangan bicara soal kemakmuran, karena kemakmuran hanya untuk anj*ng si Tuan Polan :D. Semoga makin banyak orang yang masih bisa menangis untuk bangsa ini

  kawel
Comment on Agustus 28th, 2009.

hiks..hiks.. terharu bang, saya juga merasakan hal yang sama seperti yang abang rasakan . Semoga Pemerintah Indonesia benar2 bersikap “TEGAS” seperti ketegasan mereka Mengucapkan “MERDEKA”

  etha
Comment on Agustus 28th, 2009.

bang Zal emang blom merdeka. Klu aku udah merdeka kok!! ngantuk pas lagi di kantor, tinggal bobo ke ruangan depan (kan ada sofa empuk…:P), laper, tinggal beli di warung seputaran kantor.. Klu pas lagi dijalan ada yang suka nyalip2 trus dia ga patuh lalu lintas, tinggal tereak..”Heh..ga punya mata yah!!!” hehehhehe….

  zalukhu
Comment on Agustus 28th, 2009.

@Ragil : kalo cape tuh keluar keringat bukan airmata hehe
@Achiless : dan bukan hanya cuma menangis, namun juga bertindak menerapkan cinta negara dalam kehidupan sehari-hari
@Kawel : Kita hanya bisa berharap mas.. karena kita sendiri sadar betapa “sibuknya” pemerintah.

Comment on Agustus 28th, 2009.

miris memang bagaimana menyaksikan indonesia diusianya yg kini 64 tahun, malah di injak2 bngsa lain.. .

  zalukhu
Comment on Agustus 28th, 2009.

@Etha : hahaha itu sih bukan merdeka Tha.. tapi kebablasan bebasnya hoho ga ada bos ya? hihi
@Pictsel : ya ditambah lagi dengan lunturnya nilai2 kebangsaan di kalangan masyarakat.

Comment on Agustus 28th, 2009.

susah diungkapkannya,btpa sedihnya Ibu pertiwi menatap bangsa Indonesia yang tlh mmdrnya rasa nasionalisme dan primodiarlisme…melihat Indonesia mulai dinaungi oleh kejadian setelah merdeka yang ke 64 :(

  TUMPAK
Comment on Agustus 28th, 2009.

ITULAH REALITAS NEGARA KITA NEGARA BONEKA!!!
NEGARA YANG DIGODOK NEGAR MAJU!!!
NEGARA YANG KETERGANTUNGAN!!!!

  didi
Comment on Agustus 28th, 2009.

ho’oh..nek baca tulisan terus jadi berpikir..
kapan bangsa n negara ini menjadi bangsa yang SEDIKIT saja..bisa berjalan lurus

  ika
Comment on Agustus 28th, 2009.

wah baru tau neh kalo om zal punya blog juga di blogdetik, hehe…

eniwei, kembali ke topik.

menurut saya, orang2 muda indonesia udah kurang nasionalis, sukanya cuman dugem dan ga perduli pada kesenian bangsa sendiri..

eh ya gitu deh, binun mau komen apa.. hehe

  zalukhu
Comment on Agustus 28th, 2009.

@Ridwanox : mari dek, sebagai generasi muda Ridwan harus mulai mencintai budaya bangsa kita, dimulai dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar… ga seperti ABG2 lainnya.. deal dek?
@Tumpak : Sabar bang.. ayo kuliahnya dikelarin, lalu masuk ke dalam pemerintahan.. mari sama2 memperbaiki dari dalam…

  zalukhu
Comment on Agustus 28th, 2009.

@Didi : ya memang susah kalau bergantung pada pemerintah saja.. mari Mas kita mulai dari diri kita sendiri…. Agree?

  zalukhu
Comment on Agustus 28th, 2009.

@Ika : iya nih sdh lama daftar di blogdetik tp baru diurus haha… mengenai budaya asing bagi saya gpp asal tetap mencintai dan tidak melupakan budaya sendiri.

Comment on Agustus 28th, 2009.

xixixi makin sulit niech

  Deta
Comment on Agustus 28th, 2009.

Tambah sedih lagi karena masalah dengan malaysia,,, tu negara cari gara-gara aja,,,
dan itu sebagai bukti kalo Indonesia dianggap sepele… kebudayaan kita diaku-aku,, negara lain aja iri ama kebudayaan Indonesia yang banyak n beragam, tapi kita malah lebih suka kebudayaan asing.. hiks,,,
sekecil apapun yang kita bisa, lakukanlah demi kemerdekaan yang sebenarnya…

  zalukhu
Comment on Agustus 28th, 2009.

@raiderhost : sulit apaan mas?
@Deta : negara tetangga emang semakin ga tau diri Det.. terus menerus mengaku2 budaya kita tanpa tau malu.. :p

  ayas
Comment on Agustus 29th, 2009.

arti kemerdekaan memang luas. tergantung sudut pandang kita dari mana. ynag jelas Indonesia memang masih harus dibenahi dan tu harus dimulai dari diri sendiri, tanpa menunggu orang lain.

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@Ayas : Hayo, apa nih yang Ayas lakuin untuk nunjukin kecintaan pada negeri hehe….

  mymoen
Comment on Agustus 29th, 2009.

Rasa merdeka sangatlah variatif. Persoalan birokrasi seperti yang akang ceritakan di atas, bisa saya pastikan itu di alami oleh smua kita.

Yang lebih mengherankan lagi, setiap kampanye yang ada, selalu menjanjikan perubahan. Aneh, perubahan seperti apa sih ?

Bagi kita masyarakat biasa “diam” selalu jadi pilihan. :(

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@Mymoen : namanya juga kampanye Moen.. rayu dulu agar dipilih meski dengan janji muluk… kalau sudah terpilih masa bodo wong sudah dapat jabatan ini hehehe

  ipung
Comment on Agustus 29th, 2009.

pengen ikut nangis.. tapi kalo dah nangis bawaannya pengen dimanja ma cewek cakep.. jadi ditahan2 aja deh perasaannya :P

eniwei, ditempat saya juga sering mati listrik, gimana engga.. ada ‘rakyat kecil’ yang doyannya nyolong listrik.. tapi kalo diperkarakan, mereka bakal bertamengkan ke-rakyat-kecilan mereka.. didesa temanku yang jauh dari tempat saya juga gitu.. jadi emang PLN kadang2 dibuat susah sama faktor eksternal, selain kdg2 banyak masalah internal juga mereka :D

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@Ipung : wkwkwk… pikirannya cewe mlulu deh hoho… mengenai rakyat kecil nyolong listrik gak bakal terjadi kalo listrik lebih murah. Listrik akan lebih murah jika subsidi benar2 full digunakan untuk rakyat dan listriknya benar2 untuk RAKYAT INDONESIA .. you know what i mean… hohoho.. jual BUNGA ke tetangga yang mau beli lebih mahal kan biasanya lebih dipilih daripada jual murah dalam negeri meski BUNGA itu seharusnya untuk anak di rumah hoho

Comment on Agustus 29th, 2009.

Secara de jure sih memang sudah merdeka, tapi kenyataan ril di lapangan jauh panggang dari api. Bagaimana bisa dibilang merdeka kalau masih diam saja ketika Malaysia menginjak-injak harga diri kita sebagai sebuah bangsa? Bagaimana bisa dibilang merdeka ketika pengusaha-pengusaha pribumi dengan modal pas-pasan harus kalah bersaimng dengan pemodal asing semacam Carefour? Males ngelanjutinnya, ah. Tahu sama tahulah… ^_^

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@Eko Nh : Sabar.. jangan emosi hehe…

Comment on Agustus 29th, 2009.

Menangislah untuk bangkit, tangisan ibu pertiwi akan berhenti jika anak bangsa mau berubah

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@DJoen : Yup yang kita butuhkan adalah perubahan.. tapi bukan perubahan yang kebablasan seperti reformasi 12 tahun yang lalu …

Comment on Agustus 29th, 2009.

Wah berat juga ya tantang untuk Bangsa ini… :D

Comment on Agustus 29th, 2009.

Komen apa yach.. baca aja saya malah tambah pusing bang, wkwkwk :lol:

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@Hangga : Meski berat, tapi tanggungjawab kita membangun dan mempertahankannya
@Lebah : gimana ga pusing, bacanya pake kaca lup hahahah piss…

  yudi
Comment on Agustus 29th, 2009.

“kemerdekaan” yang benar2 sesuai dengan idealisme tiap2 orang hanya ada di surga. Saya pilih ga sah komplain, jalanin aja. Senang susah itu hanya hati dan pikiran sendiri yang ngatur.

btw nice post :D

  kris
Comment on Agustus 29th, 2009.

saya juga belum merasa merdeka kala angka kredit ku dikebiri abis2an,..ga tau mana yang kerja mana yang dapat nilai…ha…ha..ha..meski demikian..masih Q lakukan yang Terbaik minimal buat orang disekitarku…

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@Yudi : yup… kita sendiri memang harus memerdekakan diri sendiri dulu..
@Kris : haha.. sabar kak… yang penting kk harus berjuang untuk itu, kk kan pasti punya bukti mengenai pengumpulan angka kredit.. kalau masih ga diperhatiin oleh pimpinan ya tunjukkan pada pimpinan yang lebih tinggi hihi.. sukses kak..

  sohai
Comment on Agustus 29th, 2009.

betul bang….. bacanya aj smpe sedih….

  Lenia
Comment on Agustus 29th, 2009.

Hehe mampir ya iwa…iyah kita belum merdeka dalam banyak hal.Tapi paling tidak kita bisa memerdekakan diri kita sendiri :)

  Emy
Comment on Agustus 29th, 2009.

saya ngerasa belom merdeka karena kq ngenet masih ada dibatesin ama kuota yak??

hiks hiks,,,

hehhehe…

  zalukhu
Comment on Agustus 29th, 2009.

@Sohai : wew sedih.. perlu sapu tangan ? hihi
@Lenia : wew.. sdh resmi nih jd blogger? hehe.. Iya Len.. semua kita mulai dari diri kita sendiri dulu deh…
@Emy : wah sampai ke masalah quota juga? hehehe

  parlin
Comment on Agustus 30th, 2009.

semoga ada pejabat negara yang baca ini bang zal…

biar mereka tersadar, bahwa sesungguhnya MERDEKA itu adalah bebas. MERDEKAKAN jugalah masyarakat dengan kesejahteraan.

Jangan hanya mereka yang “MERDEKA” mengeruk uang rakyat untuk perut sendiri…

  zalukhu
Comment on Agustus 30th, 2009.

@Parlin : ada pejabat yang baca juga percuma bang.. soalnya di atasnya pasti masih ada pejabat yang lebih tinggi yang mengendalikan keadaan hehe.. but is okaylah

Comment on Agustus 30th, 2009.

Kemerdekaan itu milik orang yg bijak, bisa melihat sisi positif dari segala yg terjadi.

Orang2 yg disebut bang zal itu juga sebenarnya merasa belum merdeka koq, heheheh.

Comment on Agustus 30th, 2009.

Dalem banget nih artikel ya… Kupas tuntas arti kemerdekaan. Tapi kalau sekarang ada ide untuk sesuatu Just Do It ya.. ZAL..

  audy
Comment on Agustus 30th, 2009.

aah iyaah tu bener komen mas Leoganda, kemerdekaan milik orang yang bisa melihat sisi positifnya…

  zalukhu
Comment on Agustus 30th, 2009.

@Leoganda : menyentuh sekali kata2mu mas.. jadi semakin cinta deh wkwkw
@Ajimonoarfa : hahaha… siap bos…
@Audy : naksir ya ama Mas Leo huhu

  Lenia
Comment on Agustus 30th, 2009.

Hohoho blogger ?? wah itu terlalu berlebihan iwa…saya baru belajar iwa hehehe

  zalukhu
Comment on Agustus 30th, 2009.

@Lenia : gpplah … yang penting kalau sudah mulai ngeblog ya bisa disebut blogger hahaha

  mukh17
Comment on Agustus 30th, 2009.

Indonesiaku yang ku Cinta masih begini.. Tapi aku yakin bakal Maju suatu saat apabila presidennya Bang Zal dan Wakilnya Mas Ecko (dibalik juga bisa)..wkkwkkk

  zalukhu
Comment on Agustus 30th, 2009.

@Mukh17 : wkwkwkw ga bakalan tuh mas hehehe

Comment on Agustus 31st, 2009.

Bang Zal, sepertinya ada yang salah dengan sistem kita, yang sudah membudaya.

:iloveindonesia:

  zalukhu
Comment on Agustus 31st, 2009.

@Belajar : ya memang ada yang salah dengan sistem kita dan itu sudah bukan rahasia lagi.. masalahnya sekarang apakah kita ikut-ikutan menjalankan sistem yang salah ? atau kita berusaha memperbaikinya dimulai dari diri kita sendiri.. meski berat, meski dibenci, meski dikucilkan .. apakah kita mau ? :)

  nug
Comment on Agustus 31st, 2009.

Jadi ingat lagu

Kulihat ibu pertiwi, sedang bersusah hati, air matanya berlinang… (lanjutin sendiri lupa soalnya :lol: )

  indr@
Comment on Agustus 31st, 2009.

heeh hajar Maling sial… btw pak zal kok jadi ngungsi kesini??

  zalukhu
Comment on Agustus 31st, 2009.

@Nug : lho ko bisa lupa ? hehehe
@Indr@ : hehehe.. kebetulan mo post soal kemerdekaan.. kebetulan ada kontes ya diikutsertakan saja, salah satu syaratnya harus ngeblog di detik.. gitu deh.. tp ke depan blog ini akan saya khususkan untuk ngepost soal negara dan sejenisnya :)

Comment on Agustus 31st, 2009.

Ibu pertiwi…
apakah ditakdirkan untuk menangis?
apakah ditakdirkan mempunyai masalah yang rumit?
apakah ditakdirkan untuk diusik dan dihina bangsa lain?
apakah hanya diam saja menatap bangsa yang amburadul ini?:(

setidaknya kita bisa menyadarinya,berubah menjadi lebih baik…menghargai jasa pahlawan yang gugur demi ibu pertiwi dan menicintai kebudayaan leluhur bangsa ini…

Betul bang,Insya Allah bukan hanya saya saja tapi semua orang bisa berbahasa Indonesia lebih baik…. :D

Comment on September 1st, 2009.

ngomong2 ttg sekolah gratis, aku punya cerita. Anak sulungku keterima di salah satu SMP negeri di Tuban. Alih2 untuk memajukan program sekolah, Komite ( perpanjangan tangan sekolah ) meminta iuran per siswa : Rp 75.000 - Rp. 200.000 ( tergantung kempampuan ortu ). Coba bayangkan : jml siswa 250 x minilam 75.000 x 1 bln, kalikan lagi 1 th ajaran. Berapa pendapatan para guru dan kepsek 1 th ke depan???…huebath!!

  zalukhu
Comment on September 1st, 2009.

@Ridwanox : hohoho… hayo remaja spt kamu harus bisa mengatakan tidak pada bahasa gaul yang “memperkosa” bahasa ibu pertiwi.
@Eviejpu : buseeettt kemana tuh dana BOS dan dana pendidikan laennya…

  kopi
Comment on September 1st, 2009.

Air Mata Ibu Pertiwi jangan sampai tertumpah lagi bang, begitupun Air Mata Ibu2 Segar :) tetap semangat Bang

  zalukhu
Comment on September 1st, 2009.

@Kopi : lah ibu2 segar lagi hahaha…

  nich
Comment on September 1st, 2009.

masalahnya, kemerdekaan bukan juga berarti kebebasan mutlak.. bisa tumpang tindih nanti hak saya dengan hak orang lain, hak kita dengan hak khalayak ramai..

yah, doa ku semoga yang bikin peraturan di NKRI ini bijak-bijak, penuh hikmat.. dan pintar cari jalan tengah untuk win-win solution :D

  Emy
Comment on September 2nd, 2009.

merdeka, merdeka,,,

walaupun….

  zalukhu
Comment on September 2nd, 2009.

@Nich : iya bang.. kemerdekaan kita jangan sampai merenggut kemerdekaan orang lain… saya setuju hal itu.. seperti kita ga boleh merasa merdeka di jalan raya sehingga mengancam keselamatan orang lain hehe
@Emy : walaupun ???? walaupun aku jadi milik orang lain? haha

  Emy
Comment on September 2nd, 2009.

ohho,,,
milik orang laen,,,
wkwkwkwk,,,

  preaxz
Comment on September 4th, 2009.

Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita, bukan satu alasan untuk kita tinggalkan … (Iwan Fals)

Pingback on September 7th, 2009.

[...] ada waktu Mohon Komentnya di artikel YANG INI dong [...]

Comment on September 8th, 2009.

mari, mulai dari diri kita masing2 dan keluarga terkecil kita utk berusaha memerdekakan diri..dan org2 disekitar kita..
semoga bangsa tercinta ini segera terbebas dr segala penindasan..amin

Comment on Oktober 27th, 2010.

Different people in every country take the credit loans in various creditors, because this is fast and easy.

Comment on Nopember 4th, 2010.

You don’t have to take all the tension of term papers finishing simply because professional custom papers writing firms can releave your stress proposing you to buy writing service and it is good, I state!

Comment on Nopember 4th, 2010.

This requires a lot of time to find more ideas just about this good topic thus, the writing service can help everyone to choose a right custom written essays or to buy an essay.

Comment on Nopember 12th, 2010.

Everything is going great in your life when you get high results. You can reach positive results when buy essays.

Comment on Nopember 12th, 2010.

Many people buy different things. However, that does not aid them to get high academic results. Only if you buy custom essay, you will be sure that you have supreme quality!

Comment on Nopember 14th, 2010.

The american history essay completed by expert papers writing services could be noticed by all the students on line. Therefore, that is workable to purchase essay cheap.

Comment on Nopember 15th, 2010.

A really delightful idea just about this. Study and don’t forget - if you have to work and study at the same time, there are old pros who are ready to helping hand you with your essays when you under time heaviness. I’d recomend in this case the most impeccable amongs thesis help where you can barter for custom content.

Comment on Nopember 17th, 2010.

A doctoral degree should be really serious thing for all students. What companies can help you in thesis examples close to this topic making? I can suggest to order the thesis writing from the dissertation writing services. Hoping that the proposition should help students!

Comment on Januari 1st, 2011.

I guess that the crisis does not touch the custom essays writing industry and it can be safe to order paper writing online!

Comment on Januari 1st, 2011.

Thesis writing service and dissertation writing service could be acceptable for all people. And you do super dissertation tips just about this topic.

Leave a comment

Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.

Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>